Bisnis logistik.....Peak Season dan Kepercayaan Customer

Beberapa waktu lalu di media TV khususnya sering terlihat iklan menggambarkan suatu keluarga kecil yang kebobolan lagi dalam artian .... sang Istri ternyata hamil lagi.... adegan di tutup dengan manis dengan suatu solusi dari salah satu perusahaan asuransi dengan moto:
Jadi perusahaan asuransi tersebut memberikan suatu jaminan atas kejadian "bobol" yang otomatis diluar Rencana dengan suatu program " Plan the unplanned"

Nah bagaimana dengan suatu kejadiaan yang seharusnya dapat di prediksi dengan suatu PLAN yang baik tetapi penanganannya seperti menghadapi kejadian yang di luar rencana, semisal kejadian di suatu instansi BUMN terbesar dan tertua dalam kegiatan pengantaran POS dan Paket di Indonesia yang bahkan usia dari Instansi ini lebih tua dari usia Negara Republik Indonesia, jadi seharusnya mereka telah memiliki suatu PAKEM/ SISDUR yang amat sempurna dan teruji dalam menghadapi Peak Seasson dalam setiap waktunya, namun kalau kita intip web dari BUMN tersebut dalam menghadapi Peak Seasson Tahun ini menurut kami terlihat seperti suatu perusahaan yang baru dan tergagap dalam menghadapi event peak saat ini , ini dapat terlihat dari penjelasan di WEBnya per Mid Des 2018:

Jadi mengapa suatu situasi yang seharusnya dapat di Plan dengan Baik terlihat gagap dalam menghadapinya....

Kenapa seharusnya siap karena sebagai preusahaan besar dan berpengalaman dengan team dan IT pastinya ada data penunjang seperti:

  1. History sales dari tahun ke tahun pada masa peak season 
  2. Bagaimana dengan Evaluasi setiap pasca peak season? apa kelebihan dan kekurangannya
  3. Peak Season akhir tahun ini bersamaan dengan even HARBOLNAS 11 11; 10 10; 12 12 sebagai puncaknya, tetapi kegiatan ini juga sudah dilakukan di tahun belakangan ini tentunya ada angka dan cerita serta evaluasinya
  4. Dan dalam hasil evaluasi tentu banyak saran dan masukan untuk tahun berikutnya, apakah saran tersebut telah di lakukan? kenapa terlihat masih gagap dengan situasi ini?
Kenapa terasa kurang dengan hanya memohon maaf di web resmi perusahaan, karena customer yang telah menitipkan barang dan suratnya kepada PT Pos Indonesia tersebut tentunya "percaya" dengan nama besar PT Pos Indonesia bahwa barang dan paket atau surat dapat sampai ke penerima sesuai dengan "janji" lama tempuh yang ada tidak peduli dengan kondisi season atau bulan apa saat ini.....

Comments

Popular posts from this blog

PERAN DISTRIBUTOR INDONESIA DALAM PASAR BEBAS ASEAN 2015 - Bagaimana Jika Kontribusi Sales Distributor besar dari Modern Trade?

Distributor Issue: Service Level Order Customer ke

Service Level ke Setiap Pelanggan mengapa sangat Penting?