TIPS Nyaleg dengan Metode Perusahaan distribusi, Re Pubish.... ayo focus

Strateginya sederhana:  Terjun langsung ke masyarakat (Blusukan), menemui mereka, mendengar keluh-kesahnya, jika ada yang bisa dibantu ya bantu tapi jangan memaksakan diri agar dipuji hingga habis-habis dengan memberi banyak. Semampunya dan pemberian yang logis saja. HARJA SAPUTRA02 MARCH 2013

Memang TERJUN LANGSUNG ke Masyarakat adalah tools ter apik dalam peperangan ini, namun tentunya Bapak dan Ibu sebagai Caleg tetap harus menyeimbangkan keinginanan “Blusukan” dengan waktu serta energi yang ada….

Untuk itu kami coba membantu suatu metoda “Blusukan” yang tepat sasaran dengan kegiatan yang selama ini kami lakukan di perusahaan distribusi, karena pada prinsipnya hampir mirip….. Pimpinan tentunya ingin selalu melakukan blusukan dalam mencek distribusi barangnya namun mereka tetap harus ada data penunjang sebelum melakukan kegiatan tersebut….

Apa yang harus dilakukan oleh suatu perusahan ditribusi saat mendapat tawaran dari produsen untuk menggantikan perusahaan lama menggarap suatu wilayah kerja dimana tentunya dengan tuntutan untuk lebih baik kinerjanya dari perusahaan distribusi yang akan kita gantiikan.
Tentunya aspek pertama yang menjadi pertimbangan adalah:
  1.  Potensi keuntungan dari prduk tersebut,
  2.  Sejarah penjualan atas produk dimaksud di area yang ditawarkan tersebut,
  3.  Dukungan promosi saat kita melakukan penjualan,
  4. Penanganan produk/ karekteristik produk


Inti dari pekerjaan Perusahaan distribusi pada hakekatnya adalah KITA harus dapat memenangkan pasar dengan dapat memajang produk yang dipercayakan oleh Produsen (pabrik) sesuai dengan target yang telah diberikan oleh produse kepada perusahaan distribisi baik itu secara jumlah Toko yang menjual, Berapa jumlah barang yang dijual pada setiap toko tersebut, Serta jumlah pembelian Distributor kepada produsen setiap bulannya

Untuk memenangkan pertempuran tersebut, tentunya kita melakukan beberapa tahapan-tahapan:
  •  Pemetaan wilayah / area distribusi secara detail,

a.       Penentuan wilayah kerja
b.      Pemetaan jumlah pasar tradisional
c.       Pemetaan Jumlah Grosir
d.      Pementaan Jumlah toko Minimarket/ Supermarket Lokal
e.      Pemetaan Jumlah Toko dengan skala Nasional
f.        Pemetaan jumlah toko Pareto di coverage area kita:
                                                               i.      Pareto berdasarkan tiap salesman.
                                                             ii.      Pareto secara total area sales

  •       Setelah melihat point 1, maka mulai kita menghitung Jumlah dan Type penjualan:

a.       Type penjualan:
                                                               i.      Apakah menggunakan Taking Order (TO),
                                                             ii.      Apakah menggunakan system Kanvas ( Sales order langsung bawa barang)
                                                            iii.      Apakah menggunakan TO untuk type Modern (Mini market, Supermarket) secara terpisah
                                                           iv.      Apakah sudah menggunakan Order by phone
b.      Jumlah team salesnya:
                                                               i.      Berapa team Salesman untuk garap secara TO di Tradisional
                                                             ii.      Berapa team Salesman untuk garap secara TO di Grosir
                                                            iii.      Beraa team Salesman untuk garap Secara KANVAS
                                                           iv.      Berapa tem Salesmanan untuk garap Modern trade

  •             Untuk menunjang point tersebut tentunya kita melihat ke dalam /supportnya:

a.       Berapa luas gudang yang kita butuhkan untuk menampung produk dari produsen tersebut,
b.      Berapa total Salesman yang dibutuhkan
c.       Berapa total kendaraan yang dibutuhkan,
d.      Berapa total team pendukung penjualan yang dibutuhkan, mulai dari:
                                                               i.      Order Entry,
                                                             ii.      Tenaga Keuangan (kasir, team AR)
                                                            iii.      Tenaga di gudang (adm, helper)
  •        Training dari produsen menyangkut produk knowledge secara keseluruhan yang juga mencakup point Unique Selling Point (USP) dari produk tersebut vs produk serupa yang ada di pasar,

Maka setelah melihat gambaran berserta perhitungan  diatas tentunya KITA selaku  Distribututor memperhitungkan dengan potensi keuntungan yang didapat dengan kita mendistribusikan produk dimaksud,

Nah sekarang , apa huungannya dengan mengelola perusahaan distribusi dengan KITA selaku CALEG serta team sukses  yang akan bertempur pada PEMILU 17 April 2019 ini,

Kalau kami ibaratkan tanggal 17 April 2019 ini adalah tanggal tutup penjualaan di perusahaan distribusi, dimana tanggal penutupan penjualan merupakan tanggal yang benar-benar kramat bagi kami; dimana apa yang telah di planningkan dapat tereksekusi dengan baik dalam setiap penutupan tanggal tersebut…

Sekarang, bagaimana dengan Bapak dan Ibu Caleg 2019, mulai dari tingakatan DPRD tingkat II sampai DPR Pusat + DPD?

Tentunya Bapak dan Ibu selama ini telah didampingi oleh team sukses yang tentunya menunjang bapak dan Ibu Caleg yang terhormat dalam perjuangan nya,

Maka: mumpung masih ada waktu tersisa kirananya Bapak dan Ibu dapat sesekali melakukan pemerilkaaan secara mendetail atas kinerja dari team Bapak dan Ibu,
Minimal Bapak dan Ibu Caleg dapat membaca dan merasakan situasi di WAR ROOM,
Berikut kami sampaikan data minimal yang harus ada di War Room tersebut:




 Dengan Data tersebut KITA sebagai Caleg dan Manager Kampanya tentunya akan mudah melakukan suatu tindakan yang tepat sasaran ke kantong-kantong nya dengan "senjata" yang cukup.

Serta dengan data tersebut, kita bersama dapat melakukan evaluasi terhadap team dilapangan apakah yang selama ini dilaporkan telah benar dan akurat, karena mereka tanpa evaluasi akan membuat Bapak dan Ibu berujung pada penyesalan yang tidak perlu....

Demikian urun rembug kami, semoga bermanfaat...

Comments

Popular posts from this blog

PERAN DISTRIBUTOR INDONESIA DALAM PASAR BEBAS ASEAN 2015 - Bagaimana Jika Kontribusi Sales Distributor besar dari Modern Trade?

Distributor Issue: Service Level Order Customer ke

Service Level ke Setiap Pelanggan mengapa sangat Penting?