Posts

Pengelolaan TOKO: Berikan Kepastian Harga dan Lokasi Barang... KAMI pasti Datang

Image
Apa yang membuat KITA enggan untuk berbelanja di warung tradisonal yang ada lokasi nya tidak jauh dari rumah? Kenapa KITA lebih suka berbelanja di salah satu dari 2  Brand Mini Market Modern yang dikelola secara Nasional ? Jawaban terbesar adalah kenyamanan dalam melakukan transaksi serta kejelasan atas produk yang dijual baik dari segi kwalitas dan harga dan tentu saja suasana toko yang terang dan sejuk. Harga murah memang sejatinya menjadi jawaban yang pertama kali keluar saat kita bertanya kenapa berbelanja di Toko Modern Nasional tersebut, walaupun jika dilihat item per item harga murah tersebut sebetulnya juga tidak selamanya benar kalau toko modern tersebut lebih murah harganya.... Tentunya hal tersebut kurang ada di pengelolaan toko tradional baik yang telah berbentuk Mini Market dengan Rak display atau masih toko dengan kondisi barang di ambilkan oleh tuan toko nya. Untuk Toko dengan penataan toko modern (ada rak bahkan kasir dengan system), terkadang kita se...

Keseragaman RASA di Indonesia, Sulitnya mencari rasa lokal sekarang ini

Image
Ada satu rasa yang hilang saat ini kalau saya pengen Ngopi setelah sarapan pagi di warung makan kelas pinggir jalan dekat Kantor..... Yaitu pasti saya disajikan Kopi yang telah tersaji dalam kemasan sachet yang telah tercampur dengan Gula atawa special mix, atau 3in 1 baik putih atau kopi mix dari beragam merk, Hal ini kami alami hampir ke seluruh plosok di Indonesia, bahkan saat akhir Des 2016 kami melakukan kunjungan ke Kota Jember dimana kota Jember dekat dengan sentra KOPI Jawa tetap saat kami memesan kopi Hitam di warung makan yang tersaji tetap saja Kopi Hitam dalam kemasasan sachet. Disitulah kehebatan dari rekan - rekan marketing yang telah dapat merubah mindset kepraktisan dalam kita mengkonsumsi sesuatu, tetapi tentu saja disisi lain "Kerinduan" akan cita rasa kopi loka menjadi sukar terpenuhi.... Yah untuk apa ngopi Hitam Sachet mesti ke Jember.... kalau di warung dekat rumah di Tangerang juga ditawarkan produk yang sama.... Atau jangan-jangan ...

Seri Ditribusi: Persiapan Seasonal Lebaran 2017

Image
Saat ini Kita serring kali mendapatkan pesan berantai di Beragam Media Sosial yang kita ikuti mulai dari Instagram, WA, bahkan sampai ke FB yang berisi: Tentunya pesan ini kadang masuk tanpa melihat agama apa yang kita anut, tetapi tentunya pesan tersebut akan menjadi pengingat bagi KITA insan FMCG dalam menyambut Gegap Gempita BIG Season di tahun 2017 ini. Apa yang telah kita persiapkan dalam menyambut Puncak kegiatan tahun ini, apakah kegagalan atau pencapaian yang kurang optimal di tahun 2016, 2015 kemarin telah terevaluasi dengan baik? Ayo dengan adanya remainder ini apa yang telah KITA lakukan untuk menyambut BIG Event ini, sudahka kita minimal membuat: Sehingga upaya Kita dalam menyambut season ini terasa lebih baik lagi..... Semoga....

SERI DISTRIBUSI: Kerugian Besar biasa di awali dari Kebocoran Halus......

Image
Dimulai dari tetesan kecil yang tak di hiraukan Pada saat saya kecil dahulu orang tua akan gusar jika mendengar air menetes dari kran yang tidak sempurna saat malam hari yang sepi menjelang tidur  Kenapa baru menjelang tidur baru sibuk atas kegiatan menghentikan kebocoran kran air tersebut? Kenapa hasil pekerjaan kita dalam tahun 2016 kemarin terasa biasa saja perolehan di angka keuntungan final perusahaan, sedangkan kalau dilihat perolehan kenaikan penjualan pada 2016 dapat menghasilkan angka peningkatan yang fantastis..... Hal ini terjadi karena KITA telah terbiasa akan filosofi dari orang tua kita dahulu.... baru mencari bocoran keran air saat "baru" terdengar menggangu di malam hari..... padahal air netes tersebut telah berlangsung selama ber hari-hari. Ini juga yang terjadi dari ilustrasi diatas... mengapa keuntungan perusahaan relative sama bahkan berkurang sedangkan disisi lain KITA mendapat peningkatan penjualan yang luar biasa. KITA harus mulai sadar...

Ayo belanja di Warung lagi............

Image
Kapan terakhir kali kita belanja di warung non Minimarket Modern ? Kenapa KITA engan berbelanja ke Warung yang ada di gang KITA? Sadarkah Kita dengan semakin HILANG nya toko atau warung yang dulu di masa sebelum 2009 amat akrab dengan keseharian kita? Warung Tradisonal di Kampung Jakarta, 30 03 2016 Padahal Toko dan Warung tersebut amat berguna sebagai penopang penghasilan keluarga disatu sisi sedangkan Kita sebagai pelanggan tentunya amat terbantu dengan Warung / toko tersebut...... Ingatkah saat .... Lampu mati selepas Isya.... dimana dulu kita beli Lilin nya? Saat begadang nonton bola atau buat tugas sekolah ... dimana kita beli rokok, sekedar cemilan, mie Instant tuk nemenin kegiatan malam tersebut... Tiba-tiba anak demam atau kita sendiri yang Flu... pasti kita ingat dimana kita bisa beli Obat dengan itungan per butir.... Ayo terus kita jaga rasa ke Indonesiaan tersebut, karna dari warung / toko tersebut kita juga selalu ter update dengan segala info kewilaya...

Pengelolaan Pasar Tradisional, KEMUDAHAN PEMBAYARAN PELANGGAN....

Image
Salah satu kunci sukses dari Bapak Mustofa dari artikel di Tempo.com adalah... Penggunaan EDC dari salah satu bank swasta sehingga memudahkan pelanggan bertransaksi di tokonya.. ." Hal ini menjadi menarik karena di satu sisi Pemerintah selaku pemangku kebijakan di satu sisi, serta kelompok pedagang pasar disisi lain amat jarang mengemukakan Point yang telah pak Mustofa lakukan dengan sukses di Tanah Abang tersebut.... Kita terlalu sering berkutat pada masalah Infrastruktur yang buruk sehingga pelanggan enggan datang ke Pasar Tradisional bahkan yang telah di renovasi menjadi lebih bersih, namun meyambung pada tulisan kami terdahulu mengenai point kepastian pembayaran ke suplier dari pedagang pasar tradisonal, maka apa yang penulis angkat kali ini tentunya masih terkait dengan hal tersebut, KEMUDAHAN PEMBAYARAN EDC kartu di Meja kasir toko modern Trend cara bayar yang saat ini ada di tengah masyarakat Indonesia khususnya di perkotaan adalah mulai meninggalka...

Pasar Tradisional VS Pasar Modern.... "Kepastian Pembayaran" adalah Jawabannya

Image
Banyak rekan supplyer bahkan principal saat ini di Indonesia lebih "melirik" pasar di Gerai Modern dibanding dengan di Pasar Tradisional dan turunannya .... Ada satu point berdasarkan pengalaman penulis adalah "kepastian pembayaran" di gerai Modern.... Walaupun sebetulnya secara bisnis melakukan penjualan ke gerai modern dan lebih khusnya yang telah bertitel National Key Account (NKA) jika supplyer tidak serius dan paham saat Trading term awal akan membawa kerugian di akhir periode dari Trading Term tersebut.... Sedangkan di Pasar Tradisional urusan biaya dalam Trading Term tidak ada, dan sifatnya langsung dalam bentuk promo atau black bonus dalam satu periode Disinilah tantangan dari pelaku pasar Tradisional dan Pemangku kebijakannya dalam membuat "rasa nyaman" dari supplyer dan Principal akan kepastian pembayaran saat Jatuh Tempo, seharusnya lembaga perbankan yang ada dan Pemerintah Daerah selaku pengelola pasar tradisional dapat memfasi...