Tips dan Strategy Penentuan Harga JUAL, Harga MURAH Tidak Selamanya Menarik ....(part 1)

 .... berapa barang yang kita ingat harganya secara TEPAT saat kita belanja?


Benar saat kita berbelanja baik ke warung, pasar tradional, Minimarket bahkan Supemarket modern skala Nasional kita paling maksimal hapal secara pasti atas 10 barang yang rutin kita beli, seperti:

  1. Rokok yang rutin 
  2. Mie Instan yang favorit
  3. Kopi sacheet
  4. Susu jika di rumah masih ada yang rutin konsumsi 
  5. Minyak Goreng
  6. Telur
  7. Beras
  8. Sabun Cuci
  9. Sabun Mandi
  10. Sabun cuci baju dan Perlengkapan pewangi saat cuci pakaian

Dan itu terpusat pada yang rutin kita konsumsi, semisal Point

2. Mie Instan, kita hafal maksimal untuk 2 jenis saja harga mis dengan merek Indome Ayam Bawang dan Merek Indomie Goreng saja, maksimal tambahan Indomie Rasa Soto ..... diluar tiga jenis itu sudah gelap harganya , semisal harga Indomie Bakso atau Mie Sedaap Goreng ..... sudah tidak paham

Begitu pula untuk Point 3. Kopi Sacheet .... jika kita fanatik dengan kopi Kapal Api Mix maka kita paham jika harga di satu toko murah atau wajar atau MAHAL tapi untuk harga Kopi Misalnya ABC kopi Susu atau ABC Kopi Mocca .....tentu kita sudah kurang dengan harga nya, biasanya dalam menentukan beli atau tidaknya cenderung kita membandingkan dengan harga yang kita hafal harganya . jadi kalau Harga Kopi Kapal Api MIX menurut kita harganya MURAH .... maka atas koi sachet lain kita anggap harganya ikut murah juga di toko tersebut.... simple....

Dan cerita ini akan berulang di 6 jenilainnya karena untuk Telur dan Minyak Goreng hampir semua hafal dengan pergerakan harganya......

Untuk itu Minyak Goreng refil 1 liter dan 2 liter cukup 1 merk dan telur  dapat dijadikan barang penarik kunjungan pelanggan ke toko dan untuk itu kita tidak mengharapkanbanyak keuntunha dari penjualannya, kedua barang terseut kita jadikan item promosui untuk memberikan kesan toko kita menjual dengan harga murah,

Bahkan terkadang kita harus berani menjual harga beli dalam kasus tertertentu untuk menjaga kesan tersebut .

Untuk itu kita harus paham dan hati hati dalam menentukan harga jual di toko KITA ingat prinsip HARA MURAH tidak selamaya menarik utnuk peanggan karena kita salah menaruh harga murah di item yang salah,

Terbayang kan kita harganya MURAH bahkan dengan keuntungan dibawah standart yang berlaku, tetapi karena kita salah atau bahkan terlambat mengikuti pergerakan harga TELUR sehingga terkesan toko kita mahal ..... maka siap-siapkita ditinggalkan oleh pelanggan kita





 

Comments

Popular posts from this blog

PERAN DISTRIBUTOR INDONESIA DALAM PASAR BEBAS ASEAN 2015 - Bagaimana Jika Kontribusi Sales Distributor besar dari Modern Trade?

Distributor Issue: Service Level Order Customer ke

Service Level ke Setiap Pelanggan mengapa sangat Penting?