SERI DISTRIBUSI: SUAMI SIAGA & SALES SIAGA
Program Suami Siaga pertama kali dicetuskan oleh Pemerintah khususnya Departemen Kesehatan setelah melihat masih tingginya angka Ibu saat melahirkan, serta kondisi kesehatan dari Ibu dan Bayi pasca melahirkan,
Dimana terlihat peran keluarga dan khususnya peran SUAMI terlihat kurang terlibat pada kondisi ini, peran SUAMI terputus setelah proses pembuahan di 9 bulan 10 hari sebelum kelahiran waktu normal,
Untuk itu Peran suami dalam kegiatan ini benar-benar di libatkan mulai dari pra, perawatan kehamilan sampai proses persalinannya...
Apa hubungannya dengan KITA sebagai Insan Distribusi?
Peran Seorang Salesmen dilapangan ada kalanya mirip dengan perilaku SUAMI sebelum kegiatan Suami SIAGA di lauch, Focus Salesmen hanya pada bagaimana memperoleh Taking Order (Order Toko) sebesar-besar nya sehingga target bulanan dari perusahaan masuk dan berujung pada besaran bonus yang Salesment tersebut peroleh di akhir bulannya,
Sehingga Seorang Salesment kurang peduli dengan proses panjang setelah Order mereka dapatkan dari toko/costumer pada setiap call nya,
Karena sejatinya Tahapan penjualan oleh Salesment tidak terputus pada kegiatan penjualan / Taking Order dari Outlet saja, karena sejatinya satu tahapan penjualan oleh Seorang Salesment dapat dikatan selesai setelah pembayaran dari Outlet/Customer atas penjualan tersebut telah active di rekening Perusahaan Distribusi.
Bagaimana dengan Team yang ada di perusahaan KITA?
Apakah seteiap Salesment setiap harinya selalau memperSIAPkan pre visit dengan baik?
Apakah setiap Salesment selalu mengANTAR setiap proses dari setiap tahapan penjualan setiap harinya?
Apakah setiap Salesment kita telah menJAGA dengan baik setiap proses tersebut?
Karena kita kan tidak mau di cap di pasar sebagai perusahaan distributor yang Salesmennya hanya bisa membuahi saja (taking order saja) tanpa pernah tau apakah/bagaimana dengan:
Dimana terlihat peran keluarga dan khususnya peran SUAMI terlihat kurang terlibat pada kondisi ini, peran SUAMI terputus setelah proses pembuahan di 9 bulan 10 hari sebelum kelahiran waktu normal,
Untuk itu Peran suami dalam kegiatan ini benar-benar di libatkan mulai dari pra, perawatan kehamilan sampai proses persalinannya...
Apa hubungannya dengan KITA sebagai Insan Distribusi?
Peran Seorang Salesmen dilapangan ada kalanya mirip dengan perilaku SUAMI sebelum kegiatan Suami SIAGA di lauch, Focus Salesmen hanya pada bagaimana memperoleh Taking Order (Order Toko) sebesar-besar nya sehingga target bulanan dari perusahaan masuk dan berujung pada besaran bonus yang Salesment tersebut peroleh di akhir bulannya,
Sehingga Seorang Salesment kurang peduli dengan proses panjang setelah Order mereka dapatkan dari toko/costumer pada setiap call nya,
Karena sejatinya Tahapan penjualan oleh Salesment tidak terputus pada kegiatan penjualan / Taking Order dari Outlet saja, karena sejatinya satu tahapan penjualan oleh Seorang Salesment dapat dikatan selesai setelah pembayaran dari Outlet/Customer atas penjualan tersebut telah active di rekening Perusahaan Distribusi.
Bagaimana dengan Team yang ada di perusahaan KITA?
Apakah seteiap Salesment setiap harinya selalau memperSIAPkan pre visit dengan baik?
Apakah setiap Salesment selalu mengANTAR setiap proses dari setiap tahapan penjualan setiap harinya?
Apakah setiap Salesment kita telah menJAGA dengan baik setiap proses tersebut?
Karena kita kan tidak mau di cap di pasar sebagai perusahaan distributor yang Salesmennya hanya bisa membuahi saja (taking order saja) tanpa pernah tau apakah/bagaimana dengan:
- Service Level dari setiap order yang ada?
- Lead Time / kepastian barang terkirim ke outlet? - jangan sampai barang belum terkirim..... tetapi Sales telah visit ke toko tersebut...
- Barang ED/ Dented/ Sub standard yang ada di outlet, bagaimana penangannya....
- Keep close dengan key person outlet..
AYO jadikan seluruh team kita team yang SIAGA.... always!!!!
